Pembelajaran yang sangat menarik dengan penuh kebahagiaan, semuanya dirasakan oleh peserta didik kelas 3 Cokroaminoto, Hasyim Asyari, dan Wahid Hasyim. Sebanyak 54 peserta didik berjalan dengan tertib menuju lokasi, yakni pertenakan Pak Haji Mastur yang berlokasi di Jl. AMD Tambunsemer, Pahlawan Setia, Kec. Tarumajaya, Bekasi. Sebelah Klinik Asya Medika.
Perjalanan ini menarik karena sebanyak 54 peserta didik berbaris menjadi satu barisan melewati perumahan, jalan raya, dan persawahan dengan bercerita dan menyanyikan yel-yel. Ditambah lagi selama perjalanan pergi dan pulang peserta didik menemukan keragaman pengalaman yang menarik.
Seperti melihat kendaraan yang berlalu-lalang, maka peserta didik belajar untuk hati-hati dan tertib ketika sedang berada di jalan raya, melihat sampah yang berserakan dan sampah yang tertata rapih, maka peserta didik belajar bahwa lingkungan yang tercemar sampah membuat tidak elok dipandang, berbau tidak sedap, menghambat saluran air, dan berdampak buruk pada tumbuhan sekitar.
Ada hal lucunya, yaitu ketika melihat monyet yang bergantungan di batang pohon. Monyetnya sangat agresif melihat mereka, untung saja ada rantai, kalau tidak bisa kacau balau. Tapi tenang, mereka sangat riang walaupun sedikit ketakutan bertemu dengan monyet itu.
Harap tenang, itu baru prolognya saja, haha. Prolognya saja menarik bukan? Lanjut ke pembahasan cerita inti dari kegiatan pembelajaran ke pertenakan yang merupakan implementasi dari tema 1 merawat hemat dan tumbuhan yang disusun dalam program kelas sebagai Outing Class.
Kurang lebih 40 menit perjalanan, akhirnya peserta didik sampai pada lokasi tujuan. Ketika baru sampai, pemilik pertenakan dan timnya menyambut dengan hangat dan menjelaskan peraturan bagi pengunjung pertenakan. Setelah menjelaskan peraturan, peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok. Tujuannya agar lebih efektif dan efesien dalam mengobservasi hewan dan tumbuhan di pertanakan itu.
Setiap kelompok mengobservasi tiap area yang berbeda-beda dan memiliki pertanyaan untuk mendapatkan informasi dari tim pertenakan tentang cara merawat hewat dan tumbuhan yang baik. Ada kelompok yang memulai observasinya dari pertenakan ikan, ayam, bebek, dan tumbuhan.Setelah kegiatan observasi dan wawancara, peserta didik mendapatkan informasi dan tujuan pembelajaran dari kegiatan pembajaran Outing Class ke pertenakan.
Peserta didik mengetahui dan memahami bahwa untuk mewujudkan sebuah cita-citanya harus berkerja keras, sesuai passion, dan pantang menyerah. Sebagaimana, Pak Haji Mastur pemilik perkebunan itu, menceritakan dengan perasaan semangat dan perasaan bangga merawat pertenakannya selama 5 tahun, sejak pertenakan ini berdiri.
Peserta didik juga mengetahui dan memahami untuk belajar disiplin dalam hal apapun, ini tercerminkan bagaimana para tim pertenakan itu merawat hewan dengan baik dengan cara memberi makan tiap hari dengan makanan yang bergizi sebanyak 30 hewan. Bahkan, ketika ada beberapa hewan yang belum bisa berkembang biak dengan baik, harus segera sigap untuk memberikannya obat.
Ada beberapa tumbuhan di pertenakan ini yang unik, yakni buah naga dan buah tin untuk merawatnya sangat mudah yakni diberikan pupuk dan pencahayaan yang baik dari sinar matahari.
Dapat disimpulkan secara komprehensif perserta didik bukan hanya mendapatkan wawasan tentang cara merawat hewan dan tumbuhan yang baik, tetapi juga mengamati secara langsung implementasi merawat hewan dan tumbuhan yang baik, dan mental yang tangguh dan pantang menyerah serta perasaan yang bahagia.
Penulis : Ridwan Abdullah, S.Pd





