
Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Samba Taruma memenangkan lomba Dokcil (Dokter Kecil) tingkat Kecamatan Tarumajaya, Bekasi, Rabu (17/5/2023).
Kegiatan lomba Dokcil diselenggarakan oleh Puskesmas Tarumajaya, Kabupaten Bekasi dalam rangka pembinaan dokter kecil (Dokcil).
Kepala Sekolah SDIT Samba Taruma, Ajat Sudrajat mengatakan Dokcil merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang rutin dijalani anak-anak setiap hari Jumat.
Lanjutnya saat dihubungi, dengan adanya kegiatan tersebut tentu berdampak kepada peningkatan prestasi yang lebih tinggi di bidang Dokter Kecil.
“Alhamdulillah Ananda bisa membuktikannya pada kompetesi itu dengan meraih Juara Pertama. Harapannya kepada seluruh siswa SDIT Samba Taruma harus mengenal dan memiliki prestasi,” tuturnya.
Adapun rangkaian kegiatan dimulai dengan seluruh peserta mengikuti ujian tulis, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi.
Materi yang diberikan berkaitan dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang didalamnya menjelaskan tentang kebersihan diri dan lingkungan, penyakit menular dan tidak menular, kesehatan gigi dan rumah sehat.
Muhammad Naufal Rizqullah berasal kelas 4 BJ Habibie perwakilan SDIT Samba Taruma menyebutkan, ketika proses penyampaian materi ia mendengarkan dengan baik dan mencatat point penting yang disampaikan oleh pemateri.
“Saat proses tanya jawab berlangsung saya juga aktif bertanya dan menjawab pertanyaan dari pemateri dengan penuh rasa percaya diri,” terang peserta perwakilan dari SDIT Samba Taruma itu.
Sambungnya, setelah penyampaian materi selesai kemudian dilanjutkan dengan ujian tulis tahap kedua.
“Awalnya saya merasa takut dan tegang saat mau mengikuti ujian kedua, setelah membaca soal yang diberikan, saya merasa yakin dan mampu menjawab pertanyaan tersebut dengan benar” Pungkasnya.
Qadarullah, kemenanganpun berhasil diraihnya sebagai juara 1 dan mendapatkan hadiah berupa piala dan tas sekolah.
“Saya sangat merasa senang dan bersyukur atas prestasi yang saya dapatkan dan mudah-mudahan dengan adanya perlombaan ini bisa memotivasi saya untuk mewujudkan cita-cita saya menjadi seorang dokter bedah.” Tutupnya.
Pewarta: Yulizar



